Generasi Menunduk

Friday, 17 August ’18

Kalo 4-5 tahun yang lalu kita jadi ‘tukang pijet’ hp ulung, sekarang semakin maju zaman, semakin maju pula pegangan sehari-hari manusia. Mulai dari remaja, ibu2, bapak2, bocah balita ampe bocah sd, simbah-simbah juga nggak mau kalah. Mereka bukan jadi ‘tukang pijet’ lagi, udah jadi tukang urut hp.

Sebenernya nggak ada kelirunya, karena sebagai manusia kita juga dituntut untuk bisa mengikuti kemajuan zaman, sehingga kita bisa tahu apa yang baik dan buruk buat dilakuin di masa itu.

Tapi masalahnya beda lagi kalo teknologi sekarang cuman digunain buat yang enggak-enggak, cuman buat hal-hal yang negatif, hingga manusia bisa dengan mudahnya terjerumus ke hal-hal ‘tanda kutip’.

Dengan adanya akses internet, sosial media bertebaran dengan isi yang nggak karuan, kita dituntut untuk bisa menyaring itu semua, bukan semua hal di internet kita terima gitu aja, kan berabe kalo kayak gitu jadinya.

Dengan adanya teknologi, selalu menimbulkan sisi positif sama negatif. Ada beberapa orang yang mungkin penasaran malah keterusan tau-tau kebablasan. Ada yang pinter banget gunain, sampe-sampe dapet duitnya juga dari situ.

Tapi kalau dilihat dari sisi moralitas, kadang diri ini suka geleng-geleng kepala. Diri ini merasa sisi moral dan sosial kita jadi terkikis karena pengaruh gadget. Di halte fokus hp, upacara fokus hp, pelajaran fokus hp, sampai diajakin ngobrol bareng temen fokusnya ke hp juga. Jadi apatis sama lingkungan, kurang peduli juga sama kepentingan orang lain. Secara ini udah jadi budaya baru untuk kita semua, nggak main hp nggak gaul katanya. Tapi di sisi lain, bingung juga kalo lihat temen lain pada sibuk hp, tangan kita serasa kosong nggak ada yang bisa dijadiin pelampiasan rasa bosan.

Sebenernya ini curahan pengalaman sendiri gitu yaa, suka sedih gitu ngeliat temen cekikikan sendiri mainin gadget-nya terus kita udah bicara ngalor-ngidul nggak didengerin, ngeliat fenomena anak-anak zaman sekarang yang hobi foto sana sini demi foto terbaik buat eksis yang kadang malah kurang perhatian sama keselamatan mereka sendiri, main hp di jalan, terus mlengos gitu aja pas secara nggak sengaja nyenggol orang lain tanpa bilang maaf.

Dan semua realita itu adalah benar adanya. Sebelum saya diamuk pembaca blog saya

-POV: Walau sebenernya nggak tahu ada yang baca atau enggak wkwkwk –

Tapi begini, sebagai seorang manusia kadang saya ingin meluapkan apa yang saya rasakan saat ini, yang ikut miris sama hal-hal kayak gitu. Saya juga tahu bahwa tak ada manusia yang selalu benar di bumi ini, jadi nggak ada salahnya kadang beda pendapat itu terjadi.

Kamu dan aku nggak harus selalu sama, tetapi beda membuat kita kaya. Beda pendapat nggak ada salahnya, asal kita tetap damai dan berproses mengevaluasi diri bersama-sama.

Karena perlu juga untuk selalu diingat bahwa setiap hal yang kamu lakukan kepada orang lain akan selalu berimbas pada dirimu sendiri pada akhirnya.

Salam teknologi dari seorang penulis awam!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s