Nilai Dibalik Sebuah Uang Receh

Pernah meremehkan suatu hal yang kecil, yang mungkin menurut kamu itu bakal jadi hal yang sia-sia tapi sebenernya kalo kamu emang mau dan kamu emang usaha bakal kecapai? Saya rasa banyak, dan sebagian dari kita pernah ngelakuin hal itu.

Meremehkan hal kecil, yang suatu saat mungkin bisa jadi the biggest thing that we ever do or have in our life.

Ya, cuman hal kecil yang kadang kala jadi bahan remehan orang lain. Terus apa hubungannya sama uang receh yang saya jadiin judul? Kalian mungkin udah bisa nebak dari situ.

Uang receh itu nilainya kecil, kalo kebanyakan berat buat di bawa. Suaranya bikin berisik kalo di bawa kemana-mana. Dan kita bakal lebih milih uang lembaran ketimbang uang recehan.

Kalo kita ibaratin dan terapin di kehidupan kita sebagai manusia ya, sebuah uang receh itu ibarat mimpi kita. Hal yang kecil kan? Yang semuanya cuman di angan-angan dan kita tahu kalo semua hal yang kita lakuin di kehidupan kita semuanya berawal dari mimpi. Ketika kita mau bikin mimpi itu jadi kenyataan, kita bakal cari cara untuk menggapai itu semua, ini ibarat kita nabung uang recehan. Lama-lama tambah banyak, tambah banyak, dan tambah banyak. Layaknya mimpi kita yang udah tergapai satu persatu.

Dan semakin banyak uang recehan yang kita tabung, semakin banyak yang kita kumpulin, uang recehan itu bakalan semakin berat. Di sini kita bisa tahu kalo dalam menggapai sebuah mimpi, kita bakalan nemuin hal berbagai hal yang bakal jadi batu sandung kita. Dan dengan mengatasi setiap masalah yang ada bakal bikin kita jadi lebih dewasa, lebih tahu gimana cara kita untuk mengatasi setiap masalah di kehidupan kita.

Dan ini ngeh bangeet sama kata-kata yang saya baca dari salah satu status di WhatsApp saya.

“Sukses bukan diukur dari posisi yang kita capai, tapi dari kesulitan-kesulitan yang berhasil kita atasi ketika berusaha meraih sukses itu”

Ada satu hal yang kadang bikin saya dengernya aneh gitu, kalo liat orang lain nolak kembalian recehan. Entah kalian bakal mikir saya aneh, absurd, atau yang lainnya. Tapi di situ saya mikir, bukannya itu sama aja, ending-nya juga bakalan kepake. Bukannya itu nilainya sama kayak uang biasanya.

Tapi pada akhirnya saya harus memposisikan saya di posisi mereka. setiap orang punya pemikiran mereka sendiri, dan pastinya kita nggak berhak buat ngasih komen. Apalagi masalah uang receh kayak gitu. That’s something naturally do as a human .

Yah, seenggaknya saya juga baru proses menabung, menabung usaha buat menggapai sesuatu yang saya inginkan. Dan setiap hal yang ingin kita capai dengan usaha dan doa, Allah SWT bakalan tahu yang terbaik untuk kita.

Bye… Bye, terima kasih udah mengunjungi blog seorang pemula 😇😇

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s